Blustru atau yang umum dimaksud ketela manis (di Sunda disebut lapang oyom atau di Palembang disebut hurung Jawa). Di jawa bestru, blestru, blustru. Maluku : dodahala (Halmahera), petola panjang adalah tanaman obat keluarga yang sudah diberikan secara turun temurun.

Tetapi sekarang ini telah jarang sekali yang memakai bahkan juga beberapa besar orang tak tau bagaimana bentuk tanaman blustru itu. Mari kita baca manfaat dan cara pengolahan tanaman Blustrus untuk pengobatan.

a. Haid tidak teratur
Bersihkan buah blustru sebesar 4 jari sampai bersih, lalu parut. Tambahkan 1/2 cangkir air masak dan seujung sendok teh garam halus sambil diremas. Sesudah tercampur rata, ramuan tadi diperas lalu disaring. Air yang terkumpul diminum sekaligus. Kerjakan sehari 3 kali.

b. Pelancar ASI
Masak buah blustru dan daun katuk jadi sayur bening dan bisa dikonsumsi bersama nasi.

c. Sakit pinggang
1. Gongseng biji blustru secukupnya hingga hangus, lalu giling sampai halus serta masukan kedalam toples. Bila akan dipakai, ambillah sebanyak 10 g lalu masukan kedalam 1/2 seloki arak. Aduk rata, lalu endapkan. Airnya diminum sekaligus, sedangkan ampasnya dibubuhkan ke area pinggang yang sakit.
2. Bersihkan akar blustru seperlunya, lalu bakar dengan dialasi genting. Sesudah kering, giling akar hingga jadi serbuk serta masukan kedalam stoples. Setiap saat pemakaian, ambillah 10 g serbuk, lalu masukan kedalam 1/2 seloki arak hangat dan minum sekaligus.

d. Sesak napas
Bersihkan 5 lembar daun blustru muda yang masih fresh hingga bersih. Setelah itu, asapkan sebentar dan makan bersama nasi sebagai lalap. Lakukan sehari 2 kali.


e. Batuk disertai sesak
Cuci 10-15 g bunga blustru sampai bersih, lalu rebus dalam tiga gelas air